Distro – Industri Kreatif Anak Indonesia

Distribution outlet atau distribution store atau yang biasa kita kenal dengan sebutan distro, memang sudah tidak asing di telinga kita. Sebuah toko atau industri yang bergerak di bidang pakaian dan aksesorisnya yang di produksi sendiri oleh si pemilik distro. Umumnya distro di Indonesia banyak dikuasai oleh kalangan anak-anak muda. Mereka membuat desain sendiri yang kemudian hasil desainnya diemplementasikan dalam bentuk kaos, kemeja, tas, celana, dompet, sampai tas notebook.

Menurut wikipedia, konsep distro berawal pada pertengahan 1990-an di Bandung. Saat itu band-band independen di Bandung berusaha menjual merchandise mereka seperti CD/kaset, t-shirt, dan sticker selain di tempat mereka melakukan pertunjukan. Bentuk awal distro adalah usaha rumahan dan dibuat etalase dan rak untuk menjual t-shirt. Selain komunitas musik, akhirnya banyak komunitas lain seperti komunitas punk dan skateboard yang kemudian juga membuat toko-toko kecil untuk menjual pakaian dan aksesori mereka.

Umumnya produk-produk yang dijual di distro ini hanya disediakan dengan jumlah yang tidak banyak. Hal ini dilakukan untuk menjaga orisinalitas atau ciri khas distro tersebut. Untuk masalah harga, biasanya disesuaikan dengan kualitas produk itu sendiri. Ada yang mahal, ada pula yang terjangkau. Semuanya telah disesuaikan dengan konsumen yang rata-rata adalah para remaja muda.

Saat ini perkembangan distro sudah mewabah ke dunia maya. Kini para konsumen distro khususnya anak-anak muda dan para pelajar yang haus akan gaya masa kini, tidak perlu lagi bersusah payah datang ke distro untuk berbelanja. Cukup dengan berbelanja secara online, barang sudah siap dikirim ke tempat pembeli. Tidak hanya itu, desain-desain kreatif anak indonesia pun tidak kalah dengan desain luar negeri. Berikut saya bandingkan desain buatan anak Indonesia dengan desain luar negeri.

Desain Luar Negeri

Sumber gambar disini

Desain Dalam Negeri

Sumber gambar disini

Lebih keren yang mana? Kalo menurut saya, dua-duanya keren, tapi saya tetap cinta produk asli Indonesia.

Menurut pengamatan saya selama ini, perkembangan distro yang peling banyak berkembang pesat umumnya terletak di kota-kota besar seperti Bandung, Malang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya sampai Bali. Khusus Bandung, Malang dan Jakarta, tampaknya persaingan distro di daerah ini cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan banyak distro-distro di pinggiran jalan protokol ketiga kota tersebut. Bahkan boleh dibilang kreatifitas anak-anak dari ketiga kota tersebut lebih mantap dibandingkan kota-kota lain. Distronya pun cukup terkenal seperti Ouval Research, Badger, Inksomnia, Inspired27, Heroine, Wadezig, 4YouAll dan lainnya.

WADEZIG!™

BADGER INVADERS

OUVAL RESEARCH

INKSOMNIA

INSPIRED27

Selain itu ada juga distro yang hanya menjual barangnya dengan menggunakan hasil desain yang dilombakan. Seperti Gantibaju dan Distrokdri

GANTIBAJU

DISTROKDRI

Semakin berkembangnya teknologi modern, bukan hal yang mustahil akan muncul-muncul lagi ide-ide kreatif anak-anak indonesia yang dituangkan dalam bentuk distro ini. Semoga!

Advertisements

65 thoughts on “Distro – Industri Kreatif Anak Indonesia

  1. Kenapa ya mereka tidak pilih nama merk yang berbau2 Indonesia??

    “haha pertanyaan bagus mas. mungkin mereka masih suka ama nama-nama asing biar lebih keren”

  2. wah tulisan tema yang diangkat bagus! two thumbs ^^

    saya iseng2 membaca semua tulisan yg ikut partisipasi di lomba compfest2010 dan saya rasa ini tulisan yang menarik dan ga pasaran [pembahasan yg langsung ke sasaran dan ga cuma teori aja ;)]

    sukses buat tulisannya dan semoga menang, amin ^^

    salam Indonesia kreatif!

    “makasih. jadi malu deh akyu (blush)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s